Home > finansial > Menabung: Membayar Untuk Diri, Menabung Membuat Anda Kaya, Bukan Penghasilan Anda

Menabung: Membayar Untuk Diri, Menabung Membuat Anda Kaya, Bukan Penghasilan Anda

Anda mungkin di setiap awal tahun atau setiap berhasil menyelesaikan permasalahan keuangan akan berikrar pada diri anda untuk mengatur manajemen keuangan anda lebih baik. Lebih baik dalam menahan pengeluaran – pengeluaran yang tidak perlu. Tapi pada akhirnya berapad dari kita yang sukses melakukannya ? pada akhirnya pengalaman lama kembali lagi.

Sekarang coba kita lihat pengalaman pribadi kita dalam memiliki rumah. Untuk kebanyakan orang rumah didapat dengan cara mengkredit. Kata orang untuk rumah kita harus “bela – belain deh”. Berapa nilainya sekarang jika anda harus membeli cash. Kebanyakan dari kita tidak akan pernah mampu untuk membeli rumah lagi jika harus k. Coba pikirkan, berapa rumah yang kebanyakan kita miliki ? satu.

Kita memiliki rumah kita kebanyakan pada usia sekitar 20 – 30. Coba banyangkan semakin tinggi umur memang pengeluaran makin tinggi, tapi juga kebanyakan dari kita penghasilan juga meningkat, tapi rumah tetap satu. Mengapa ? memang menabung susah jika tidak dipaksakan. Waktu kita mencicil rumah kita pada dasarnya memaksakan diri untuk menabung. Kenapa kita mampu ? jawabannya sederhana kita merasa tidak ada pilihan. Selepas kita mencicil rumah keterpaksaan ini hilang, dan semuanya kembali ke kondisi normal. Pengeluaran normal. Akibatnya bertahun – tahun aset yang dimiliki terbatas hanya 1 rumah.

Seorang teman menanyakan kepaagda saya bagaimana kesulitannya gali lubang tutup lubang. Gaji bulanannya setiap bulan kurang untuk kehidupan bulanannya. Setiap bulan selalu dipusingkan dengan tagihan kartu kredit. Apakah seperti anda ? Saya Tanya berapa gajinya sebulan ? Menurut pengakuannya penghasilannya sekitar 8 juta, tapi pengeluaran rata – ratanya adalah sekitar 9 juta. Ia memiliki 1 orang istri dengan 3 orang anak.

Tahukah anda bahwa banyak orang yang dapat hidup dengan cukup dengan angka di bawah itu ? jawabannya banyak. Sayangnya banyak yang mampu hidup dengan uang kurang dari 8 juta namun penghasilannya juga dibawah 8 juta.  Yang dapat kita pelajari dari cerita ini adalah bahwa gaya hidup yang menentukan jenis pengeluaran. Jika penghasilan belum dapat ditingkatkan, gaya hiduplah yang harus disesuaikan, bukan malah bersahabat dengan kartu kredit. Jika gaya hidup disesuaikan maka menabung bukan hal yang aneh lagi buka ? Masalahnya berat bagi kita untuk menerima kenyataan bahwa kita harus menurunkan standar gaya hidup kita.

Jadi apa yang harus kita lakukan untuk dapat menabung. Ada beberapa  hal yang harus kita lakukan.

  • Yang pertama adalah menentukan tujuan yang sama pentingnya dengan membeli rumah. Banyak hal kok yang lebih penting dari sekedar membeli rumah, antara lain pendidikan untuk anak – anak, dana emergensi untuk keluarga jika terjadi hal – hal yang tidak diinginkan, menunaikan haji, dan masih banyak lagi.Tipsnya sederhana: cobalah berpikir panjang maka akan banyak tujuan yang harus kita perjuangkan lebih dari baju, tas atau HP terbaru.
  • Ikuti program yang memaksa kita untuk menabung. Selesai yang satu mulai dengan yang lain. Mencicil kepemilikan rumah adalah contoh program yang memaksa kita menabung. Namun jangan focus pada mencicil rumah saja. Banyak program lain yang bermanfaat seperti asuransi untuk proteksi dan pendidikan anak, unit link dan asuransi untuk investasi jangka panjang atau menunaikan ibadah  haji. Dari pengalaman saya melakukan hal diatas ternyata saya berhasil mendapat output yang luar biasa. Aset saya di asuransi, rumah, dan reksadana saham  jumlah yang saya kumpulkan selama 10 tahun  melebihi dari total penghasilan saya selama 10 tahun. Luar biasa bukan.

Jika anda melakukan ke-2 tips sederhana di atas, anda saya jamin tidak akan merasa berat membatasi gaya hidup anda dan tanpa terasa buah yang manis dari menabung dan berinvestasi dapat

Faizal

http://faizal.muslim-indonesia.com

Categories: finansial
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: